Keluar Besar MGMP PAI SMP Kota Tangerang
Mengucapkan
SELAMAT ULANG TAHUN KOTA TANGERANG Ke 18
Mengucapkan
SELAMAT ULANG TAHUN KOTA TANGERANG Ke 18
Senin, 28 Pebruari 2011
Semoga Kemajuan dan Prestasi Pembangunan di Kota Tangerang
Muqadimahlebih meningkat disertai nilai-nilai akhlaqul karimah
yang diridhai oleh Allah SWT di segala bidang.
Amiin.....
yang diridhai oleh Allah SWT di segala bidang.
Amiin.....
Ilmu memiliki kedudukan yang sangat urgen dalam islam. Terbukti dalam firman Allah Ta'ala yang artinya, " Maka ilmuilah (ketahuilah)! Bahwasanya tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu” (QS. Muhammad: 19). Terinspirasi dari ayat yang mulia ini, Imam Al-Bukhari memberi judul salah satu bab dalam bukunya“Shahihul Bukhari" dengan “Al-’Ilmu Qoblal Qouli Wal ‘Amali”, Ilmu itu sebelum berkata dan beramal. Dan masih banyak bukti-bukti yang lain.
Sehubungan dengan begitu urgennya ilmu, ada satu tradisi keilmuan dalam islam yang telah turun temurun diwarisi, yaitu rihlah ilmiyah. Kata Rihlah berasal dari akar kata rahila- yarhilu- rohlan- rahiilan- tarhaalan- rihlatan yang berarti meninggalkan atau berpindah dari suatu tempat. Ibnu mandzur berkata Ia adalah kata benda dari kata kerja irtahala yang berarti berpindah dari suatu tempat ketempat lain. Sedangkan kata ilmiyah berasal dari akar kata ‘alima- ya’lamu yang berarti mengetahui, dan ia adalah bentuk mashdar shina’iyy.
Secara umum, praktik rihlah ini telah diaplikasikan secara luas oleh para salaf yang hidup pada masa Islam klasik. Rihlah itu sendiri pernah dilakukan para shahabat dalam mencari kebenaran, sebagaimana yang termaktub dalam riwayat yang menerangkan tentang keislaman Salam Al Farisi dan Abu Dzar Radhiyallahu 'Anhuma.
Teladan dalam rihlah ilmiyah
Guna melihat dinamika intelektual dalam dunia islam, dan lebih spesifik lagi yang berkaitan dengan rihlah ilmiyah, berikut kami sebutkan beberapa kisah perjalanan para pendahulu kita dalam menuntut ilmu. Sehingga tidak sedikit diantara mereka ada yang berhasil menelurkan karya-karya ilmiyah yang sangat menakjubkan.
Diriwayatkan dari Katsir bin Qois, dia berkata, "ketika aku duduk bersama Abu Darda di masjid Damaskus, ada seorang laki-laki yang mendatanginya lalu berkata, "Wahai Abu darda, aku berasal dari kota Rasul Saw karena telah sampai padaku bahwa ada satu hadits yang anda katakan berasal dari Rasulullah Saw, kemudian Abu Darda berkata, "apakah kedatanganmu ada tujuan lain? Untuk berdagang misalnya? Ataukah hanya untuk hadits ini?, laki-laki itu menjawab, "iya (aku datang karena hadits ini)", lalu Abu Darda berkata, "aku pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, "barang siapa yang menapaki perjalanan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mempermudah jalannya menuju Jannah,....".
Imam Bukhori berkata, "Jabir bin Abdulah menempuh perjalanan selama 1 bulan untuk menemui Abdulah bin Unais hanya karena satu hadits saja", begitu juga halnya dengan Abu Ayub Al Anshori yang bersafar dari Madinah ke Mesir guna meriwayatkan hadits dari Uqbah bin Nafi', sesampainya disana beliau turun dari hewan tunggangannya, namun belum sempat beliau istirahat kemudian mendengarkan hadits dari Uqbah, lalu menaiki kembali tunggangannya dan kembali ke Madinah".
Atsar
Insya Allah dengan tetap menjaga niat dan program yang disepakti kita melakukannya. semoga membawa hasil yang maksimal. amiin...
Sumber : http://www.anwafi.co.cc/2010/07/tradisi-rihlah-ilmiyah.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Jangan lupa komentarnya...!
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.